Penyegelan Cukup Efektif, Enam Pengusaha Setor Pajak Ke Pemkot

Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yanwardi/ Tuti
Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yanwardi/ Tuti

Penyegelan terhadap empat rumah makan akibat tidak maksimal menggunakan tapping box dan tunggakan pajak oleh Tim Pengendali Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah cukup efektif.


Pasca penyegelan itu, ada tiga pengusaha rumah makan lain yang datang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung untuk menyelesaikan pajak. 

"Sudah ada, seperti Raja Gurame sudah membayar. Ada 3 tempat usaha yang telah membayar di luar 4 tempat usaha yang kemarin di segel," kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung, Yanwardi, Kamis (10/6). 

Jika ditotal, saat ini tercatat 6 tempat usaha yang sudah membayarkan pajaknya ke Pemkot Bandarlampung dengan total dana yang diterima Rp 400 juta. 

"Kita imbau para pengusaha segera membayar tunggakan pajak dan memaksimalkan penggunaan tapping box, jangan sampai tim turun untuk menyegel," ujarnya. 

Lebih lanjut, Yanwardi mengatakan jika masih banyak target penyegelan tempat usaha akibat tidak membayar tunggakan dan belum memanfaatkan tapping box dengan maksimal. 

"Banyak ada yang besar dan kecil, tapi kita ambil yang besar dulu. Kita tidak akan tebang pilih dalam penyegelan tempat," jelasnya.