Perkara Suap Unila, Warek Asep Sukohar dan Empat Saksi Lainnya Dipanggil KPK ke Jakarta

Asep Sukohar saat menjadi saksi untuk terdakwa Andi Desfiandi di PN Tanjungkarang, Rabu (16/11)/Faiza
Asep Sukohar saat menjadi saksi untuk terdakwa Andi Desfiandi di PN Tanjungkarang, Rabu (16/11)/Faiza

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) Asep Sukohar dan empat saksi lainnya dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Selasa (22/11).


Empat saksi lainnya adalah, Dosen Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Seputih Nopember (ITS) Radityo Prasetianto Wibowo, seorang PNS Jaka Adiwiguna, pihak swasta Ir. H. Mahfud Santoso dan Sihono.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Mereka diperiksa dalam perkara suap penerimaan mahasiswa baru Unila tahun 2022 untuk tersangka Rektor Unila Karomani, Wakil Rektor Bidang Akademik Heryandi dan Ketua Senat Muhammad Basri. 

Pada sidang terdakwa penyuap Karomani, Andi Desfiandi pekan lalu, Asep Sukohar mengakui menerima tiga mahasiswa titipan. Dua untuk lewat jalur mandiri dan satu mahasiswa lewat jalur SBMPTN.

Dari sana, Asep mengaku menerima total Rp750 juta. Di mana Rp650 Juta disetorkan ke Karomani lewat Budi Sutomo dan Rp100 Juta diklaimnya untuk mengganti biaya Muktamar NU Desember 2021.