Perpustakaan Keliling Busa Pustaka Adi Sarwono Menuai Apresiasi Taufik Basari

Perpustakaan Keliling Busa Pustaka/ Ist
Perpustakaan Keliling Busa Pustaka/ Ist

Anggota DPR RI Taufik Basari mendukung langkah warga Bandar Lampung, Adi Sarwono untuk meningkatkan budaya literasi bagi anak-anak di Lampung.


Adi Sarwono salah satu pegiat literasi sekaligus pendiri perpustakaan keliling mandiri yang bernama Busa Pustaka di Kedaung, Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Pegiat literasi tersebut memiliki ciri khas yang unik yakni setiap ia mengelar lapak buku maka Adi akan menggunakan kostum Mario Bros (tokoh kartun).

Taufik Basari mengatakan, pemerintah dan masyarakat seharusnya bersyukur dengan adanya perpustakaan keliling yang didirikan Adi Sarwono.

"Saya sangat memberikan perhatian kepada pengerak literasi khususnya pengerak literasi di Lampung. Dan saya menginginkan agar gerakan literasi yang dilakukan ini terus meningkat," katanya saat di Busa Pustaka, Minggu (9/1).

Sebab, dengan adanya perpustakaan keliling anak-anak diusia dini bisa melakukan kegiatan yang positif di tengah kebosanan.

Contohnya, anak bisa menulis, menghitung bahkan membaca berbagai buku pengetahuan diruang terbuka dengan teman-temannya sembari bercanda gurau.

"Kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi kepada inisiatif-inisiatif masyarakat termasuk juga yang dilakukan oleh Adi dengan perpustakaan kelilingnya yang bernama Busa Pustaka," kata dia.

"Adi dengan insiatifnya sendiri berusaha mengerakkan literasi ini dengan segala keterbatasan yang ada, jadi harus diapresiasi karena niatnya positif sekali," ujar Taufik Basari.

Ia berharap Busa Pustaka yang didirikan oleh Adi dapat menginspirasi para pegiat literasi termasuk pemerintah setempat.

"Termasuk perhatian dari pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi. Dan saya berharap apa yang dilakukan Adi ini bisa memberikan inspirasi bagi teman-teman yang lainnya agar membuat gerakan yang sama dengan tujuan meningkatkan literasi di Lampung.

"Atau paling tidak berkolaborasi bersama untuk kita sama-sama membangkitkan budaya literasi Lampung ini,"harapnya.

Adi Sarwono Pendiri Busa Pustaka di Bandar Lampung mengaku, bahwa perpustakaan keliling yang ditekuninya adalah salah satu kunci terbaik untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak terutama di era digital.

"Mungkin orang mikir cara ini kuno tapi percayalah ini salah satu cara yang baik untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak," tutup dia.