Pilrek UIN RIL Terendus Sarat KKN, Forma Siap Mobilisasi Massa Kampus

Aksi Forma UIN RIL/Ist
Aksi Forma UIN RIL/Ist

Forum Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (Forma UIN RIL) menggelar aksi untuk mendesak panitia agar mahasiswa dilibatkan dalam pemilihan rektor (Pilrek) yang sedang berlangsung, Rabu (9/6).


Koordinator aksi, Ahmad Suban Rio mengatakan, para peserta aksi sudah menunggu di depan rektorat sejak pukul 14.00 WIB untuk bertemu Panitia Pilrek, namun tidak membuahkan hasil. 

Pihak birokrat kampus juga tak ada yang menemui mereka di depan gedung rektorat untuk sekadar menemui dan menanyakan apa yang diinginkan oleh mahasiswa. 

"Lebih parah, saat beberapa perwakilan forma UIN mencoba masuk untuk menjemput pihak rektor di dalam gedung, tak ada satupun pihak rektor dan panitia di dalam gedung," kata dia.

Hal itu menyulut kemarahan peserta aksi, sehingga mereka berusaha merangsek masuk gedung rektorat sebagai bentuk kekecewaan. 

"Sangat disayangkan, ini cukup menjadi bukti kuat bahwa pihak kampus dan panitia tidak ada itikad baik untuk sekedar berbagi informasi terkait pemilihan rektor" tambahnya. 

Menurut Rio, seharusnya proses Pilrek dilaksanakan secara terbuka dan transparan agar seluruh warga kampus bisa melihat langsung pelaksanaannya. 

"Agar pemilihan rektor ini tidak terkesan seperti membeli kucing dalam karung, kita tidak tau apa pandangan calon rektor mengenai UIN ke depan, siapa yang menyalonkan diri, tibatiba sudah ada keputusan dari kemenag terkait siapa yang menjadi rektor," katanya. 

Rio melanjutkan, Forma UIN RIL menuding regulasi Pilrek hari ini sarat akan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Sehingga, pihaknya akan terus mengawal proses ini. 

"Besok kami akan melakukan mobilisasi massa kembali dan meminta pihak panitia mau beraudiensi secara terbuka membahas masalah terkait pemilihan rektor," ujarnya. 

Selain itu, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Kemenag dan KPK untuk menyampaikan aspirasi agar dua lembaga tersebut ikut mengawal Pilrek UIN RIL. 

Proses Pilrek saat ini memasuki babak akhir, pada tanggal 14 mendatang berkas para calon akan diserahkan ke Kemenag oleh rektor, dan selanjutnya tinggal menunggu hasil seleksi.