Pimpin Dua Cabor, Frans Nurseto Empat Kali Diperiksa Kejati

Frans Nurseto usai diperiksa Kejati Lampung beberapa waktu lalu/ Faiza
Frans Nurseto usai diperiksa Kejati Lampung beberapa waktu lalu/ Faiza

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi, Diktar, Litbang dan Sport KONI Lampung Frans Nurseto tampaknya belum bosan berkunjung ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.


Kali ini Frans Nurseto kembali mendatangi Kejati Lampung, Senin (23/5). Dia diperiksa lagi untuk kali keempat sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung Tahun Anggaran 2020.

Frans diperiksa untuk dia jabatan sekaligus yakni, sebagai Ketua Umum Cabor Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Lampung dan sebagai Ketua Cabor Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Lampung. 

Sebelumnya, Frans Nurseto sudah diperiksa tiga kali oleh Kejati Lampung selama masa penyidikan kasus ini. Di antaranya pada tanggal 26 Januari, 7 Februari dan 27 April. 

Dari tiga kali panggilan itu, Frans Nurseto diperiksa terkait jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi, Diktar, Litbang dan Sport KONI Lampung.

Kasi Penkum Kejati Lampung I Made Agus Putra mengatakan, pihaknya masih fokus memeriksa saksi dari cabor. 

Namun, audit penghitungan kerugian negara dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2020 dengan nilai Rp29 miliar ini direncanakan selesai akhir bulan ini. 

"Kemungkinan dalam satu bulan ini kita rampungkan dengan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung," kata dia