Pimpinan Dewan Tunggu Laporan Soal Tambak Udang Bermasalah

Sejumlah anggota DPRD Tanggamus melakukan sidak terhadap tambak udang di wilayah Kecamatan Cukuhbalak. Dari beberapa titik ada satu 1 tambak yang diduga bermasalah lantaran tidak mengantongi izin dan IPAL.


Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup, Asep Supriadi mengatakan sejauh ini mereka tidak pernah memproses dokumen limbah tambak tersebut.

Salah satu pimpinan Irwandi Suralaga mengatakan belum menerima laporan secara tertulis dari anggota rombongan yang sidak.

“Baru secara lisan, namun pada prinsipnya dewan sebagai lembaga yang juga mempunyai fungsi pengawasan maka kami minta pemkab harus menyeuaikan aturan perundangan undangan, terkait rekomendasi untuk menutup akan dibahas terlebih dahulu dengan anggota lainnya,” jelasnya, Kamis (13/8).

Anggota dewan yang ikut sidak, Hajin Umar mengatakan pada prinsipnya tambak udang yang ada di wilayah Tanggamus harus sesuai prosedur peratuean perundang undngan.

“Semua aspek harus diperhatikan mulai izinnya, limbahnya serta dampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Anggota dewan yang juga ikut sidak, Iflah Haza juga mengatakan senada. Permasalahan ini sederhana karena kawan-kawan DPRD mengecek izin tambak tersebut dan hanya tambak yang ada di Waybangik yang tidak mampu menunjukkan izinnya terkait aturan limbah serta serta garis pantai, tidak ada Ipal, juga secara aturan 200 meter dari bibir pantai dan tambak tersebut hanya sekitar kurang lebih 50 meter dari bibir pantai.

Sementara Ahmad Farid, anggota dewan yang putra asli Kecamatan Cukuhbalak mengatakan terkait izinnya lengkap, hanya beberapa izin saja yang belum dimiliki.

Sedangkan terkait Ipal sedang diproses oleh pihak tambak dengan pihak dinas terkait.

“Saya malah tidak tau akan ada sidak dari dewan atas printah pimpinan dewan. Terkait rekomendasi dewan akan dirapatkan dulu baik dengan pimpinan dan anggota lainnya,” tutupnya.