Pohon Mangrove di Desa Gebang Rusak Parah Akibat Pencari Cacing

Pohon Mangrove di Desa Gebang Rusak Parah/ Ist
Pohon Mangrove di Desa Gebang Rusak Parah/ Ist

Puluhan pohon mangrove di kawasan konservasi hutan mangrove Petengoran Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan rusak parah dampak dari ulah para pencari cacing. 


Hal tersebut dikatakan Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Konservasi Mangrove Petengoran Desa Gebang Toni Yunizar, tumbangnya pohon mangrove diketahui dari hasil penyisiran, dan telah dilaporkan ke pihak pendamping dan Polisi Hutan (Polhut) UPTD Tahura Wan Abdurachman Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

“Kami tak bisa berbuat banyak terhadap kerusakan bakau karena tak ada wewenang untuk melakukan tindakan, jadi hanya melaporkan saja atas adanya pohon mangrove yang mati,” kata Toni, Senin (11/7).

Menurutnya , para pencari cacing tersebut tak pernah kepergok, karena mereka dalam bekerja mencari cacing malam, hari dengan cara menggali tanah akar mangrove yang membuat batang bakau mati dan tumbang.

“Untuk itu kami berharap adanya komitmen bersama, setidaknya ada solusi pencegahan, sementara kami diminta untuk menjaga dan merehabilitasinya, kalau tanpa disertai tindakan dan aturan, sudah pasti terulang kembali,” ujarnya.

Sementara, pendamping KTH Mangrove UPTD Tahura Wan Abdurachman Lativa membenarkan hal tersebut setelah mengecek ke titik koordinat bakau tersebut bersama Kelompok Petani Hutan (KPH) Mangrove.

“Kami akan mendampingi pihak KPH Mangrove untuk menindaklanjuti laporan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung,” kata Lativa.

Dijelaskan, pihaknya juga akan melaporkan ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, terkait temuan KPH Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Petengoran, yang mana beberapa batang bakau mangrove rusak dan mati.

“Meski pengawasan sudah dilakukan, namun KPH tak bisa berbuat banyak, karena itu kami akan pasang pamflet himbauan larangan mencari cacing di kawasan konservasi hutan mangrove Petengoran dan kami juga akan akan memberikan sanksi tegas jika nantinya tidak mengindahkan,” pungkasnya.