Polda Benarkan OTT 2 ASN Inspektorat, Kades, dan LSM

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).


OTT dilakukan Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda.

"Benar telah dilakukan OTT oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrisus). Dimana telah diamankan seorang ASN untuk dikembangkan lebih lanjut dan satu orang lainnya pada Sabtu, 5 Juli," kata Pandra, sapaannya, Selasa (7/7).

Lanjutnya, barang bukti sejumlah uang, dan dari hasil pengembangan OTT yang dilakukan, telah diamankan lagi 1 orang ASN dan 1 orang lainnya.

"Dari ke 4 tersangka tersebut telah dilakukan penahan di Polda Lampung terhitung dari tanggal 6 Juli," jelasnya.

Tambahnya terhadap para tersangka, penyidik menerapkan pasal 12 huruf e Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999, diubah ke Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 25 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebelumnya, OTT itu juga menyita barang bukti uang Rp65 juta. OTT itu diduga terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Camat Batanghari Nuban M. Soim membenarkan telah terjadi OTT di Rumah Kepala Desa Cempaka Nuban.