Polda Lampung Periksa Sejumlah Saksi Soal Perusakan Kantor MUI

Foto Ist
Foto Ist

Ditreskrimum Polda merespons cepat adanya laporan polisi tentang perusakan yang terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung di Jalan Soekarno Hatta Rajabasa. Polisi memeriksa beberapa orang sebagai saksi.




Berawal dari laporan Ujang Tommy (49) yang saat akan bekerja pada Jumat (30/12) pagi kaget melihat kaca pintu depan dan jendela dilempar batu oleh orang tidak dikenal. 

Dirreskrimum Polda Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan bahwa laporan tersebut langsung ditindak lanjuti dan saat ini kita meminta keterangan beberapa orang saksi.

"Terkait pengrusakan kantor MUI Lampung kita meminta keterangan beberapa saksi dan sudah melakukan olah TKP," ungkapnya, Minggu (1/1).

Dari pendataan diperkirakan kerugian Rp7 juta. Tim Tekab 308 Presisi melakukan olah TKP dipimpin langsung Kasubdit III Jatanras Kompol Rosef Effendi.

Adapun yang saat ini menjalani pemeriksaan petugas kebersihan bernama Sri Mulya mengetahui dan melihat pintu utama dan jendela kantor itu dirusak dengan posisi pintu utama kantor yang dilapisi kaca sudah pecah dan jendela samping kanan kantor juga pecah. Selanjutnya petugas kebersihan memberitahu Wakil Direktur 1 LPPOM MUI Lampung, Sugeng. 

Tim Inafis melakukan olah TKP, engumpulkan dan mengamankan barang bukti pecahan kaca, delapan buah batu yang digunakan untuk melakukan pengerusakan, mencari CCTV di sekitar kantor MUI.