Polda Lampung Ungkap 324 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dan jajaran mengungkap 324 kasus penyalagunaan narkoba selama Operasi Antik Krakatau 9-22 Maret 2020.


"Tersangka sebanyak 442 orang, dan pengungkapan target orang sebanyak 20 orang. Serta target tempat sebanyak 16 tempat," papar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, saat konferensi pers, Jumat (27/3).

Adapun barang bukti yang diamankan
adalah ganja seberat 65.609,71 gram estimasi senilai 131,2 juta, sabu seberat
1.492,06 gram estimasi senilai 2,23 miliar, ekstasi 182,5 butir estimasi
senilai 27,3 juta, psikotropika 204 butir estimasi senilai 10,2 juta, gorila
30,12 gram estimasi senilai 600 ribu.

"Uang tunai Rp.
7.479.000, senjata api rakitan 2 pucuk, amunisi 4 butir, timbangan 17 buah,
kendaraan roda 2 sebanyak 2 unit, kendaraan roda 4 sebanyak 4 unit, dan
handphone 135 unit," jelasnya.

Sehingga total yang berhasil
diamankan Polda Lampung dan Polres jajaran sebesar Rp 2,4 miliar dan 80.316
jiwa dapat diselamatkan.

Menurut AKBP Adhie
Purboyo, selama pelaksaan Operasi Antik 2 minggu itu, ada salah satu
pengungkapan kasus narkoba di Polda Lampung yang cukup signifikan walaupun
jumlah barang bukti itu relatif.

"Alhamdulilah sudah
sesuai target orang, dan tempat. Keselamatan personil yang melaksanakan Operasi
Antik tidak ada kendala. Selama utuh," jelasnya.