Polda Metro Jaya: Ahok-Raffi Tak Langgar Prokes Covid-19

Ahok dan Raffi Ahmad saat pesta ulang tahun Ricardo Gelael/Net
Ahok dan Raffi Ahmad saat pesta ulang tahun Ricardo Gelael/Net

Polda Metro Jaya tidak menemukan unsur dugaan pidana dalam acara pesta yang dihadiri oleh Raffi Ahmad dan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok atas  protokol kesehatan (prokes) Covid-19.


Padahal, acara tersebut disorot nitizen karena para peserta yang hadir tidak menggunakan masker, ditambah Raffi Ahmad baru saja disuntik vaksin Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam pesta ulang tahun ayah pembalap nasional Sean Gelael, Ricardo Gelael itu tak terbukti melanggar Pasal 93 UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Unsur persangkaan di Pasal 93 itu tidak ada, karena cuma 18 orang di situ (acara ulang tahun Ricardo Gelael)," kata Yusri seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/1).

Yusri menambahkan, acara ulang tahun tersebut juga menerapkan protokol kesehatan. Kata dia, setiap tamu undangan, termasuk Raffi, menjalani swab antigen dulu sebelum masuk ke sana.

Tamu undangannya pun cuma 18 orang.

"Sudah kita periksa semuanya, ada swab antigen, isinya cuma 18 orang. Itu orang-orang terdekatnya saja dalam acara tersebut," kata Yusri.

Pasal 93: setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.