Polda Sumsel Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Heryanty Akidi Tio

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi/RMOLSumsel
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi/RMOLSumsel

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) masih belum bisa melakukan pemeriksaan lanjutan kasus donasi fiktif Rp2 triliun terhadap Heryanty alias Ahong. Alasannya, karena pihak Polda Sumsel masih menunggu hasil tes kejiwaan putri bungsu Akidi Tio tersebut.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi menyampaikan, pemeriksaan terhadap Heryanty akan dilaksanakan bila keadaannya mulai membaik dan hasil tes kejiwaannya dari RS Ernaldi Bahar Palembang.

"Bisa saja satu atau dua hari ini dipanggil jika kondisinya membaik. Tetapi kita harus tunggu hasil psikologi Heriyanty, karena itu salah satu persyaratan untuk mewancarai saksi," kata dia, dikutip RMOLSumsel, Jumat (6/8).

Supriadi mengungkapkan, sebelumnya kondisi Heryanty memang dalam kondisi drop. Kemudian tim dokter polri sudah melakukan tes PCR Covid-19 dan dinyatakan negatif. Begitu juga penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, terkait status kesehatannya.

"Hasil PCR Heriyanty negatif, sementara untuk hasil kejiwaannya belum keluar," ungkap dia.

Selain itu, jelas Supriadi, untuk mencari informasi lebih lanjut, Polda Sumsel membentuk tim guna memintai keterangan anak-anak Akidi Tio yang saat ini tinggal di Ibukota Jakarta.

Tim ini untuk memintai keterangan saudara-saudara Heriyanti terkait kebenaran adanya uang Rp2 triliun yang bakal disumbangkan ke Kapolda Sumsel untuk penanganan Covid-19 di Sumsel. 

"Heriyanti ini kan tujuh bersaudara, satunya sudah meninggal. Sisanya berada di Jakarta. Nah, dari mereka inilah akan kita gali informasi kebenaran Rp 2 T tersebut," jelas dia seraya menambahkan, Polda Sumsel juga masih menunggu surat balasan dari Bank Indonesia dan PPATK untuk pemeriksaan rekening milik Heriyanty.