Polisi Terlibat Komplotan Pencurian Barang Awak Truk Di JTTS Lamsel




Seorang aparat kepolisian terlibat komplotan pencurian barang berharga awak truk di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), KM 55, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan.

Kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (17/5), Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan hal itu.

"Tindak pidananya pencurian dengam pemberatan atau curat," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra

Subdit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung bersama Satreskrim Polres Lampung Selatan menangkap aparat tersebut bersama tiga rekannya.

Mereka adalah DS (32), S (25), R (33), dan K (30). DS' itu yang merupakan oknum polisi berpangkat brigadir yang berdinas di Polres Lampung Selatan.

Keempatnya ditangkap di KM 55 Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.

Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan para pelaku ditangkap atas laporan DD (27), warga Ilir Barat, Palembang, Sumatera Selatan, 8 Mei 2020.

Korban mengaku tidur dalam mobil' di parkirkan JTTS. Ketika terbangun, dia ponsel dan kartu e-tol miliknya sudah hilang. DD melapor ke Polres Lampung Selatan.

Tim PJR Ditlantas Polda Lampung mencurigai R4 jenis Avanza B-2003-TFI warna silver. Setelah digeledah, ada dua senjata tajam dan ponsel merek Sony.

Bersama Sat Reskrim Polres Lampung Selatan, setelah para pengendara mobil dinterograsi, aparat menangkap empat pelaku, Jumat (15/5).

Dari pemeriksaan, kata Kombespol Pandra, pelaku bersama komplotannya memang sering beraksi di JTTS dan sudah menggasak sekitar 15 ponsel.

Ponsel hasil jarahan dari para sopir truk, dijual DS dan hasilnya diberikan kepada komplotannya.