Polres Lampura Ringkus 2 Pelaku yang Memerkosa Bergiliran Gadis Remaja

Dua pelaku yang diringkas/ Efriantoni
Dua pelaku yang diringkas/ Efriantoni

Unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Sat Reskrim Polres Lampung Utara membekuk dua pria bejat pelaku perkosaan terhadap korban sebut saja bunga (18) pada Kamis (14/4) sekitar pukul 22.30 Wib.


MRA (19) dan SBR (25), keduanya warga Dusun Sribangun Desa Wonomarto Kecamatan Kota Bumi Utara Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, yang diwakili Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama, mengatakan kedua pelaku masing masing MRA dan SBR sudah diamankan pihaknya pada Kamis malam 14/4/2022 pukul 22.30 wib. Dasar laporan orang tua kandung korban, JMT

"Peristiwa yang menimpa korban tersebut terjadi pada hari Minggu (10/4) di dua lokasi dan waktu yang berbeda," terang Kasat, Jumat (15/4).

Berawal MRA menghubungi korban membuat janji bertemu di Desa Cempaka untuk diajak ke tempat keluarganya. Korban memenuhi permintaan MRA.

Setelah bertemu pukul 22.00 korban di bawa ke sebuah gubuk yang berada di dusun Sribangun, seketika pelaku memaksa agar korban membuka pakaian.

Korbanpun menolak. Namun upayanya gagal lantaran MRA terus memaksa hingga akhirnya menyetubuhi korban.

Lima menit setelahnya, MRA sejenak meninggalkan korban untuk bersitirahat dan ternyata di TKP juga sudah ada rekannya SBR yang menunggu giliran.  Tanpa buang-buang waktu SBR pun memaksa dan menyetubuhi korban 

"Tidak berhenti sampai disitu, korban yang masih dalam kondisi penguasaan mereka dibawa lagi ke sebuah rumah tinggal yang berjarak lebih kurang 100 meter dari TKP awal, dinsana secara bergantian kedua pelaku kembali melancarkan syahwatnya, hingga pada pukul 04.00 korban diantar pulang oleh pelaku MR," ungkap AKP Eko.

Dari kejadian itu selama empat hari kita lakukan penyelidikan dan pelaku berhasil kita ringkus. Yang pertama terduga MRA pada hari Kamis (14/4) pukul 20.30 di wilayah Kotabumi Utara, selanjutnya SBR pada pukul 23.30 wib di desa Madukoro saat bersembunyi di tempatnya bekerja

Kini pelaku telah berada di Mapolres Lampung Utara sedang dilakukan pemeriksaan, mereka dijerat pasal 81 dan atau pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.