Polresta Selidiki Penganiayaan Terhadap Wartawan Radar Lampung

Surat laporan penganiayaan/Ist
Surat laporan penganiayaan/Ist

Pasca menerima laporan, Polresta Bandarlampung langsung melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap seorang wartawan SKH Radar Lampung, Agung Budiarto.


Penganiayaan terjadi di Jalan Sultan Agung, dekat lokasi pengerjaan flyover yang juga tak jauh dari Graha Pena, Kantor SKH Radar Lampung, Senin (19/10) sore.

"Siap, betul sekali sudah kita terima melalui SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) laporannya," kata Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana saat dihubungi, Selasa (20/10).

Selanjutnya kata kasat, langsung dilakukan penyelidikan untuk secepatnya mengungkap kasus yang dilakukan orang tak dikenal itu.

Agung Budiarto melaporkan ke SPKT Polresta Bandarlampung dengan nomor laporan TBL/LP/B-1/2273/X/2020/LPG/RESTA BALAM tentang penganiayaan pada 19 Oktober 2020.

“Iya sudah diterima dan Polresta Bandarlampung berjanji segera menindaklanjuti kasus ini," kata  Abud, sapaan Agung Budiarto.

Pasca penganiayaan tersebut, pria berpostur tinggi besar ini mengalami kedua mata perih, berair dan rasa sakit pipi sebelah kanan.