Polsek Gedongtataan Police Line Jalan Satu-Satunya Ke Pesantren

Fausan dan pengurus pondok serta santrinya di jalan masuk yang di police line/Foto Ist
Fausan dan pengurus pondok serta santrinya di jalan masuk yang di police line/Foto Ist

Polsek Gedongtataan menutup akses jalan satu-satunya menuju Pondok Pesantren Darul ‘Ulum di Desa  Negerisakti (Kurungan Nyawa), Kecamatan Gedungtataan, Kabupaten Pesawaran.


Aparat kepolisian langsung memasang police line tanpa pemberitahuan kepada pemilik lahan beberapa hari lalu, kata Fauzan Hasan kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (24/10).

Pembangunan ponpes yang sudah 70 persen terpaksa stop, katanya. Padahal, targetnya, awal November nanti, pondok akan mengadakan kegiatan. Akibat police line, kegiatan terancam gagal.

Menurut dia, pondok yang berdampingan dengan Perumnas Pesawaran Residence tersebut dibuat untuk hafiz Alquran dan telah berbadan hukum, yakni Yayasan Yayasan Abu Dzar Muzhafa Alfi.

Salah seorang kuasa hukum yayasan, Chandra merasa aneh pemasangan police line. "Klien kami sangat dirugikan akibat pemasangan garis polisi, pembangunan terhenti dan aktivitas terganggu," katanya.

Diceritakan Fauzan Hasan, lahan akses jalan tersebut dihibahkan D Chandra setelah membeli rumah dari Erwan Djumardi di Blok L No.03 Perumnas Pesawaran.

Karena untuk akses jalan, pompes membongkar rumah tersebut. "Anehnya, tanah dan bangunan yang telah dibeli malah menimbulkan masalah hukum baru," katanya.

Menurut Fauzan, negara ini negara hukum, jangan sampai penegak hukum malah melanggar hukum, tidak netral, hanya sepihak. "Buka hati nurani, pondok pesantren ini tempat kegiatan keagaman," katanya.

Dia merasakan sejak awal pihak perumahan tak mendukung keberadaan ponpes. Permohonan akses jalan tak digubris sejak 2018. Ada yang menghibahkan lahan malah diportal polisi.

Pemasangan police line seharusnya merujuk pada aturan-aturan yang sudah ditetapkan salah satunya dalam rangka penyidikan tindak pidana, olah TKP, katanya. "Jadi, dalam rangka apa dipasang police line," tandas Fauzan.