Praperadilan Tersangka Narkoba oleh Polres Pringsewu Mulai Disidangkan

Kuasa hukum tersangka, Yalva Sabri/ Nurul Ikhwan
Kuasa hukum tersangka, Yalva Sabri/ Nurul Ikhwan

Sidang perdana praperadilan kasus narkoba yang diajukan keluarga tersangka Rudi Kusnandar (37) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung, Tanggamus, Senin (18/10). Praperadilan diajukan pemohon terkait penetapannya sebagai tersangka oleh Polres Pringsewu.  


Kuasa hukum tersangka, Yalva Sabri menilai terdapat sejumlah kejanggalan sejak proses penangkapan, penahanan hingga penetapan kliennya sebagai tersangka. 

Menurutnya, berdasarkan BAP penetapan tersangka berdasarkan operasi tangkap tangan, namun saat penangkapan kliennya tidak sedang melakukan tindak pidana yang ditersangkakan.

Dalam kesaksian, lanjutnya, proses penetapan tersangka menjadi terdakwa justru melalui proses penyelidikan. Harusnya, kata dia, kalau tersangka tertangkap tangan tidak melalui proses penyelidikan tapi penyidikan. Terlebih untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka tidak memenuhi dua alat bukti. 

"Dalam melakukan penangkapan harus memiliki dua alat bukti. Kalau klien kami tertangkap tangan, kenapa harus ada kesaksian dari saksi," jelas Yalva usai sidang 

Selain itu, kata dia, ada indikasi hasil dari penggeledahan oleh petugas kepolisian di TKP tidak dimasukkan BAP.

"Seperti motor Honda Vixion, Honda Beat, tiga handphone, dan sejumlah uang tidak ada dalam BAP," ungkapnya.

Berdasarkan kronologi, Polres Pringsewu pada saat berita acara pemeriksaan (BAP) telah menangkap tangan tersangka Rudi pada 22 September lalu sekitar pukul 17.30 WIB, di dekat lokasi kandang ayam yang berada di RT 3/RW 5 di Dusun Jatirenggo, Pekon Waluyojati.

Rudi ditangkap saat polisi melakukan pengembangan terduga berinisial ALB. Namun saat polisi hendak melakukan penangkapan, terduga ALB tidak ditemukan di rumahnya. 

Polisi kemudian mencari terduga ALB di kandang ayam miliknya yang berada di Dusun Jatirenggo. Dalam perjalanan, polisi bertemu dengan Rudi yang belakangan ditetapkan sebagai tersangka.

Saat itu, Rudi diketahui baru pulang dari kandang milik ALB setelah sebelumnya memperbaiki listrik di kandang ayam. Hal ini dibenarkan oleh saksi RV yang memang bekerja di kandang ayam milik ALB.

Karena kaget mendengar suara tembakan, saksi RV saat itu berlari keluar kandang menuju salah satu rumah warga. 

Bahkan menurut pengakuan RV, saat ditangkap dirinya sempat ditendang di bagian matanya oleh polisi yang melakukan penangkapan.

"Saat itu saya yang posisinya masih di kandang ayam merasa kaget karena mendengar suara tembakan. Makanya saya lari," ungkapnya 

Usai ditangkap, RV dibawa ke lokasi kandang untuk menunjukkan barang bukti narkoba milik terduga ALB tanpa membawa tersangka Rudi ke TKP.

Sidang lanjutan praperadilan tersangka Rudi Kusnandar (37) terhadap Polres Pringsewu dilaksanakan Selasa (19/10) dengan agenda kesimpulan atas keterangan saksi-saksi.