Pria Paruh Baya di Sawah Lama Meninggal dalam Keadaan Terikat

Jenazah Zaidi meninggal dunia dalam kondisi terikat/Tuti
Jenazah Zaidi meninggal dunia dalam kondisi terikat/Tuti

Pria paruh baya di Gang Puskesmas, Jalan Romo Wijoyo, Kelurahan Sawah Lama, Tanjung Karang Timur Kota Bandar Lampung, meninggal dunia dengan membenturkan kepala ke lantai dalam posisi terikat. 


Almarhum Zaidi sengaja diikat oleh keluarganya karena sering mengamuk dan mengancam keselamatan orang lain akibat gangguan jiwa. 

"Informasi yang didapat almarhum berasal dari Palembang yang kabur ke Lampung usai menujah orang," kata Lurah Sawah Lama, Ridwansyah, Senin (8/8). 

Menurutnya, pada Sabtu (6/8) malam, Zaidi sempat ingin mengambil televisi milik kakak iparnya yang rumah dalam kondisi kosong. Warga pun menangkap dan melaporkan ke polsek terdekat. 

"Saat itu pihak kepolisian menyatakan jika Zaidi mengalami gangguan jiwa, sehingga dibawa ke rumah sakit jiwa. Namun karena tidak ada penanggungjawab, Zaidi dikembalikan ke rumah kakak ipar pada Minggu (7/8) malam," ujarnya. 

Lanjutnya karena sering mengamuk, Zaidi diikat oleh pihak keluarga di dalam kamar, dan saat ingin memberikan sarapan, Zaidi ditemukan telah meninggal dunia. 

"Kemungkinan ngebenturkan kepalanya sendiri ke lantai," jelasnya. 

Sementara itu, Kakak ipar almarhum, Junainah mengatakan Zaidi sering mengamuk jika tidak diberikan uang. Bahkan warung empek-empeknya sering menjadi sasaran amukan Zaidi. 

"Saya sempat diancam dilempar kursi besi jika tidak memberikan uang. Saya juga pernah melaporkan ke Polsek, tapi Zaidi masih datang minta uang," ujarnya. 

Lanjutnya, saat mendapat laporan jika Zaidi masuk RSJ, ia telah berusaha menghubungi keluarganya yang berada di Palembang. Namun tidak ada respon hingga akhirnya Zaidi diikat di dalam kamar. 

"Rencananya pagi ini saya mau berkoordinasi dengan polsek, saya bilang ke anak saya untuk ngasih makan, nah anak saya mau buka sendiri takut jadi minta tolong warga untuk anterin. Waktu sudah dibuka, dilihat Zaidi sudah lemas dan meninggal dunia," jelasnya.