PTM Bandarlampung Dimulai 13 September, Begini Teknisnya

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau vaksinasi pelajar/ Tuti
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau vaksinasi pelajar/ Tuti

Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bandarlampung akan dimulai Senin (13/9) mendatang.


Wali Kota Eva Dwiana mengatakan PTM terbatas akan dilakukan di beberapa sekolah yang dijadikan sampel. 

"Hari Senin insyaallah PTM akan dimulai, ada beberapa sekolahan yang akan dijadikan sampel, per kecamatan diambil satu sekolah pada setiap tingkatan," kata Eva Dwiana, Kamis (9/9). 

Menurutnya, setelah sepekan pelaksanaan simulasi PTM terbatas sukses, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan PTM terbatas di semua sekolah. 

"Diawal PTM ini untuk kelas 9, kalau sudah lancar akan dilakukan PTM kelas 8 dan 7. Kalau SD dicoba untuk kelas 6 dulu, kalau kelas 6 sukses maka kelas lainnya. Begitu juga PAUD dilakukan berjenjang," ujarnya.

Lanjutnya, PTM terbatas dibatasi kapasitasnya 30 persen, dengan waktu pembelajaran 2 jam, dan dilakukan penyekatan antar meja dalam ruang kelas. 

"Sekolah tetap buka dari Senin hingga Jumat, tapi kalau siswanya selang-seling," jelasnya. 

Lebih lanjut, Eva berharap pada PTM terbatas para guru tidak langsung memberikan pembelajaran, namun dilakukan evaluasi pembelajaran daring dengan menanyakan kepada siswa. 

"Dari situ kita akan melihat keluhan-keluhan anak-anak, baru nanti bunda panggil kepala sekolah untuk tindak lanjutnya. Bunda juga berpesan kalau ada anak yang kurang jangan di marahi, tapi kita akan lakukan ekstrakulikuler bagi anak-anak yang ketinggalan pelajaran," ujarnya. 

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Bandarlampung, Sukarma Wijaya mengatakan pihaknya masih akan merapatkan dengan MKKS untuk menentukan sekolah mana saja yang akan menjadi sampel PTM terbatas. 

"Jadi nanti ada 20 TK, 20 SD, 20 SMP yang akan dipilih untuk sampel PTM terbatas, sekolah yang dipilih nantinya bisa negeri maupun swasta, agar tidak terjadi kecemburuan sosial," jelasnya.