Puluhan Gajah Liar TNWK Obrak-abrik Perkebunan Warga

Kawanan gajah liar TNWK/ Ist
Kawanan gajah liar TNWK/ Ist

Kawanan gajah liar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kembali mengobrak-abrik lahan perkebunan milik warga Lampung Timur, Kamis (16/6) pukul 23.00 WIB.


Lahan perkebunan yang dirusak merupakan lahan singkong milik warga Talang Yoso, Talang Ombo, Talang Kesuma dan Talang Projo, Kabupaten Lampung Timur.

"Iya (Ada gajah liar), gajah liar itu masuk ke lahan singkong milik warga pukul 23.00 WIB," kata Wakil Ketua Forum Rembug Desa Penyangga (FRDP) Taman Nasional Way Kambas Ahmad Suyuti, Jumat (17/6).

Dia mengatakan total gajah liar TNWK yang masuk ke lahan singkong (Perkebunan) pada malam hari mencapai 40 ekor.

"Diperkirakan jumlah gajah liar yang ada di seputaran empat wilayah (Talang Yoso, Talang Kesuma, Talang Ombo dan Talang Projo) sekitar 38-40 ekor," kata Ahmad Suyuti.

Dia mengaku dari puluhan gajah liar tersebut ada dua gajah yang dikalungi dengan Global Positioning System (GPS). "Dimana 2 ekor adalah gajah liar yang bertanda GPS,"ucap dia.

Ketua Satgas Pertanian Wilayah Utara Edi Soelaiman membenarkan bahwa memang ada puluhan gajah liar yang masuk ke lahan perkebunan milik warga setempat.

"Iya. Tidak ke hitung lagi sudah berapa banyak gajah liar yang masuk ke lahan warga, perkiraan di atas 20 ekor," ujarnya.