Puluhan KK Di Gedongpakuon TbS Masih MCK Di Kali Belau

Kali Belau di Gedongpakuon/RMOLLampung
Kali Belau di Gedongpakuon/RMOLLampung

Lantaran belum punya sanitasi, puluhan kepala keluarga (KK) di Kelurahan Gedongpakuon, Telukbetung Selatan (TbS) Kota Bandarlampung, mandi, cuci, kakus (MCK) di Kali Belau. Malah ada yang mencuci bahan makanan.


Seorang warga, Aisyah mengaku satu lingkungan di tempatnya tinggal tidak memiliki sanitasi. Sehingga jika buang air besar di Kali Balau. 

"Sedikitnya 20 KK di lingkungan saya tidak punya toilet. Jadi banyak yang BAB (buang air besar) di kali," kata Aisyah, Rabu (18/11). 

Ibu delapan anak ini, selain BAB biasanya juga mandi dan mencuci baju juga di kali itu. 

"Setiap hari mandi di sini, karena tidak punya sumur. Namanya orang susah. Di rumah gak ada toilet. Suami kerja tukang becak, lagi corona gini jadi susah," ujarnya. 

Warga lain, Iis, malah memanfaatkan air Kali Balau untuk mencuci makanan sebelum dimasak. 

"Ini lagi nyuci ikan buat pindang. Kalau untuk mandi biasanya menggunakan air PAM, harga per pasang jeriken Rp6 ribu. Biasanya kalau mandi cuma 1 ember," jelasnya. 

Warga mencuci ikan di Kali Belau/RMOLLampung

Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, sepanjang aliran Kali Balau terdapat sampah plastik yang mengapung. Tak sedikit juga anak-anak bermain air di sana.