Puluhan Siswa SMA Rayakan Kelulusan Dengan Konvoi Di Jalan Utama Bandarlampung

Puluhan siswa dan siswi yang berasal dari sejumlah SMA merayakan kelulusan dengan konvoi sepeda motor mengelilingi jalan utama Kota Bandarlampung/Ist
Puluhan siswa dan siswi yang berasal dari sejumlah SMA merayakan kelulusan dengan konvoi sepeda motor mengelilingi jalan utama Kota Bandarlampung/Ist

Puluhan siswa dan siswi yang berasal dari sejumlah SMA merayakan kelulusan dengan konvoi sepeda motor mengelilingi jalan utama Kota Bandarlampung, Senin (3/5).


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, ada puluhan siswa juga melakukan aksi corat-coret baju seragam putih abu-abu. 

Mereka berkumpul di depan SD 2 Rawa Laut hingga menyebabkan kemacetan panjang.

"Alhamdulillah saya sudah lulus sekolah. Saya dari SMA 7 tapi beda-beda sih yang datang ada yang dari berbagai macam sekolah di Bandarlampung," kata salah seorang siswa yang enggan disebutkan namanya.

Puluhan siswa dan siswi yang berasal dari sejumlah SMA merayakan kelulusan dengan konvoi sepeda motor mengelilingi jalan utama Kota Bandarlampung/Ist 

Ia mengaku jika pihak sekolah sudah memperingatkan untuk tidak melakukan konvoi karena sedang pandemi Covid-19 dan dilarang melakukan kerumunan. 

"Enggak boleh si sama guru yang ada di sekolah karena lagi corona. Tapi ya gimana orang inikan jarang-jarang kapan lagi bisa begini orang kelulusan SMA cuman sekali seumur hidup. Jadi  iya udh muter-muter aja keliling," katanya. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdibud) Lampung Sulpakar mengatakan, ada sebanyak 48.805 siswa kelas XII tingkat SMA yang akan diumumkan kelulusannya pada pukul 23.00 WIB. 

"48.805 siswa dari 504 sekolah negeri atau swasta dan 28 SMALB ini akan kita umumkan kelulusannya pada malam ini dan harapannya tidak ada konvoi serta aktifitas lainnya ditengah pandemi Covid-19 ini," kata Sulpakar.

Ia melanjutkan, Pemprov juga telah mengeluarkan surat edaran nomor 420/1181/V.01/DP.2/2021 tentang kelulusan siswa kelas XII SMA/SMALB tidak boleh melaksanakan pengumuman di sekolah. 

"Setiap sekolah harus mengumumkan secara daring melalui surat elektronik seperti whatsapp dan untuk pihak sekolah juga wajib mengimbau agar siswa dan siswinya tidak berkonvoi pada saat kelulusan," tutup Sulpakar.