Ratusan Perempuan di Lampung Alami Kekerasan di Tempat Kerja

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Fitrianita Damhuri/ RMOLLampung
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Fitrianita Damhuri/ RMOLLampung

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Fitrianita Damhuri mencatat 261 perempuan dan anak sering mengalami kekerasan fisik dan mental terutama di tempat kerja.


"Berdasarkan data Dinas PPPA Lampung lokasi atau lingkungan yang paling banyak atau rentan terjadi kekerasan yakni di tempat kerja sebanyak 203 kasus," kata dia, Senin (20/9).

Sedangkan, untuk kekerasan perempuan dan anak di lingkungan rumah tangga hanya 50 kasus, lembaga pendidikan kilat 27 kasus, sekolah 4 kasus.

Maka dari itu, untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung pihaknya akan memberikan perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

"Berbagai upaya pencegahan seperti PATBM, kita juga bekerja sama dengan dinas pendidikan membentuk sekolah ramah anak, supaya memberikan edukasi reproduksi, serta bekerja sama dengan PAUD untuk membentuk PAUD holistik integratif," ujar dia.

"Kalo untuk proses Penanganan terus kita lakukan dengan pelayanan yang di berikan oleh UPTD PPPA yakni mengajarkan anak usia dini yang mana yang di perbolehkan disentuh oleh orang lain dan sebagainya," tutupnya.