Rektor Unila Kena OTT, Affan: Angkat Pjs Rektor dari Kemenristekdikti

Illustrasi/RMOLNetwork
Illustrasi/RMOLNetwork

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor Unila Prof Karomani, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik Prof Heryandi serta beberapa orang lainnya, Sabtu (20/8) dihihari. OTT terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Unila.


Presiden BEM Unila pertama, Nizwar Affandi menyatakan keprihatinan yang mendalam dan turut merasa malu atas peristiwa OTT itu.

"Mendukung dan meminta KPK bekerja secara profesional dan sungguh-sungguh mengungkap jejaring perilaku korupsi di Unila," ujar Affan, sapaannya, Sabtu (20/8).

Selanjutnya, pasca OTT ini, Affan meminta Menristekdikti segera membebastugaskan semua pejabat Unila yang diduga terlibat dan atau keterangannya diperlukan dalam pengungkapan kasus.

"Ini agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pengelolaan manajemen dan penyelenggaraan pendidikan di Unila," kata Affan.

Affan juga minta Menristekdikti mengangkat Pejabat Sementara (Pjs) Rektor Unila dari lingkungan Kementerian saja, karena bisa jadi para Wakil Rektor juga diperlukan keterangannya dalam proses pengungkapan kasus mulai dari penyidikan sampai ke peradilan.