Remunerasi ASN Unila Akan Naik 20 Persen dan Gaji Non-ASN Rp200 Ribu Per Bulan

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Prof Asep Sukohar/Ist
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Prof Asep Sukohar/Ist

Universitas Lampung (Unila) akan menaikkan tunjangan kinerja (remunerasi) bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) ASN sebesar 20 persen. Sementara gaji bagi dosen dan tendik non-ASN dinaikkan Rp200 ribu per bulan.


Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (BUK) Unila, Prof Asep Sukohar mengatakan kenaikan remunerasi dan gaji dilakukan karena Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Unila tahun 2021 naik 25 persen dari semula sebesar Rp278 miliar menjadi Rp348 miliar. 

Menurutnya, tahun anggaran 2022 diestimasikan akan meningkat menjadi Rp380 miliar dan tahun berikutnya bisa mencapai Rp400 miliar. 

“Berdasarkan pertumbuhan dan penguatan PNBP, maka rektor dan jajaran pimpinan Unila telah memutuskan untuk menaikkan gaji remunerasi bagi ASN dan gaji non-ASN baik dosen maupun tendik,” kata Prof Asep Sukohar, Rabu (18/5).

Lanjutnya, kebijakan menaikkan gaji remunerasi ASN dan gaji non-ASN merupakan keinginan kuat rektor dan para wakil rektor selaku pimpinan Unila untuk meningkatkan kesejahteraan dosen dan tendik.

Kebijakan resmi menaikkan gaji remunerasi ASN dan gaji non-ASN di Unila baru kali ini terjadi sejak berlakunya Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 1262/KMK.05/2015 sebagai dasar pemberian gaji remunerasi ASN dan gaji non-ASN dengan PNBP Unila TA 2015 saat itu senilai Rp186 miliar.

"Penerbitan KMK Nomor 123/KMK.05/2022 tanggal 11 April 2022 sebagai dasar untuk menaikkan gaji remunerasi ASN dan gaji non-ASN merupakan buah perjuangan panjang selama kurang lebih satu tahun," ujarnya.