Ricuh, Camat Kedamaian Hadang Kader Golkar Saat Sosialisasi Bacalonkada

Camat Kedamaian Anthony Irawan menghadang kader Partai Golkar saat menyosialisasikan bakal calon kepala daerah (bacalonkada) Bandarlampung, Kamis (13/8).


Diketahui penghadangan oleh oknum aparatur ini sudah dua kali, yang pertama kali oleh Lurah Tanjungagung Raya Hafid Hasran.

Tak lama kemudian, datanglah Camat Kedamaian Anthony Irawan yang melakukan hal serupa.

"Kalian akan saya laporkan. Ini wilayah saya, kalian silakan pergi," kata Camat Kedamaian Anthony sambil mendekati Ketua AMPG Miftahul Huda.

Kemudian di sela keributan camat dan Ketua AMPG Miftahul Huda. Lurah Tanjungagung Raya turut merapat ke perdebatan tersebut.

Dia datang dari arah kediaman warga. Seolah ingin menerjang Ketua AMPG.

"Dia mau nerjang saya. Kalau saya pasrah saja. Kawan-kawan yang lain menghadang dan melindungi saya," jelas Miftahul Huda saat dikonfirmasi.

Menanggapi hal tersebut Ketua Partai Golkar Kota Bandarlampung, Yuhadi merasa sangat geram dengan para oknum aparatur camat-lurah yang  sering menghadangi sosialisasi dari tim Partai Golkar dan partai lainnya

"Lurah-camat ini gagal paham dan tidak memahami undang-undang. Mereka mengedepankan Peraturan Walikota (Perwali)  padahal stratanya di bawah undang-undang. Terlebih saat ini sudah masuk tahapan pilkada jadi boleh saja," katanya.

Perwali itu lanjut dia, berlaku kalau tidak ada objek lain. Tetapi ini kan ada yaitu pilkada yang diatur dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016. Disitu jelas bahwa tahapan pilkada telah dimulai dengan dibentuknya PPK dan tahapan lainnya.

Ia  menilai segala dalih yang disampaikan oknum aparatur sangat mengada-ada dan aksi para oknum aparatur itu dapat membawa mereka ke jerat pidana.

"Terkait penyerangan, apalagi kalau sampai ada perampasan dan pemukulan saya tidak segan melaporkan ke pihak berwajib," tegasnya.