Ricuh di PT GAJ, Polisi Tersangkakan 7 Orang Mulai Mahasiswa Hingga Aparatur Kampung

Foto Ist
Foto Ist

Polres Lampung Tengah menetapkan status tersangka dan menahan 7 warga dalam kericuhan di PT Gunung Aji Jaya (GAJ). Mereka diduga kuat melakukan penyerangan dan perusakan serta pembakaran aset perusahaan sawit itu.


Kapolres Lamteng, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menjelaskan, 7 tersangka adalah NAS (38), warga Kampung Tanjung Kemala, ZA ( 28) warga Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian.

HAL (26 ) seorang mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi swasta di Bandar Lampung sekaligus warga Kampung Gedung Harga Kecamatan Selagai Lingga.

MIF (19 ) seorang pegawai sebuah leasing di Bandar Jaya sekaligus warga Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian, HER (70) sorang buruh asal Kampung Gunung Raya Kecamatan Pubian, Ans (70) warga Kampung Gunung Raya Kecamatan Pubian, dan Yun (21) seorang kepala seksi di Kampung Gedung Harta Kecamatan Selagai Lingga. 

“AR (43 ) seorang operator Kampung Gunung Raya, Kecamatan Pubian belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena sedang dalam pendalaman pemeriksaan oleh petugas,” ujar Kapolres.

Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 tombak, 1 bilah golok, 3 badik, 16 unit motor dan 8 di antaranya terdata dan terdaftar di kantor Samsat dan tidak dilengkapi STNK dan BPKB, serta 8 kendaraan lain tidak ditemukan nomor rangka dan nomor mesin karena telah terhapus. Barang-bukti lainya berupa batu, kayu dan sendal pelaku yang ditinggal lari.

Para pelaku  yang telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat No.12 Tahun 1951 dan Pasal 214 KUHPidana. 

"Untuk tersangka YUN, dan ZA (28) karena hasil tes urinenya positif mengandung amfetamin juga diterapkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, anggota gabungan masih berjaga dipimpin para komandannya sepeeti Kabag Ops Polres Lampung Tengah Kompol H.D Pandiangan. Juga dibackup  AKP Nurul selaku Danki Dalmas Polda Lampung, Kompol Jemmy Yudanindra selaku Wadanyon A Pelopor Sat Brimobda Lampung.