Rombongan DPRD Bandarlampung Ke Kantor DPP PDIP Minta Wiyadi Diganti

Rombongan Anggota DPRD Bandarlampung mengunjungi Kantor DPP PDIP di Jakarta/Ist
Rombongan Anggota DPRD Bandarlampung mengunjungi Kantor DPP PDIP di Jakarta/Ist

Buntut belum adanya tanggapan dari DPP PDIP terhadap permohonan agar Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi dievaluasi, mendorong beberapa Anggota DPRD dipimpin Hadi Thabrani dari Fraksi PAN datang ke Kantor DPP PDIP, Kamis (10/6).


Tujuannya, mempertanyakan surat yang pernah dikirim kepada ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Selain itu para anggota DPRD itu juga menyampaikan surat terbaru yang ditujukan kepada Megawati, Sekjen Hasto Kristiyanto dan Komarudin Watubun. 

Pokok persoalannya, mereka menuntut dan meminta agar Wiyadi segera diganti oleh kader PDIP lainnya yang ada di DPRD setempat untuk menjaga iklim politik yang kondusif.

"Kami sedang di Jakarta untuk memperjuangkan aspirasi kami, menyampaikan surat kepada DPP PDIP dan safari politik kepada para senior PDIP dan menceritakan apa sesungguhnya yang terjadi di DPRD Bandarlampung," kata Hadi ketika dihubungi via telepon. 

"Intinya kami meminta Wiyadi harus segera diganti karena kami tidak dapat bekerja sama lagi dan kami tidak nyaman dengan pemimpin yang arogan," tambahnya. 

Salah satu Anggota DPRD Bandarlampung Yuhadi mengatakan, dirinya siap menceritakan persoalan yang terjadi sejak awal terjadi konflik jika dibutuhkan oleh pihak-pihak yang akan memintai keterangan agar masalahnya tidak simpang siur.

Tampak dalam foto ketika menyerahkan surat ke DPP PDIP ada Roland nurfa dari Fraksi PKB, Ali Wardana dari Fraksi Golkar dan Agus Purwanto dari Fraksi Demokrat. 

Kemudian, Afrizal dari Fraksi Nasdem, Ilham Alawi dari Fraksi gerindra, Agusman Arief dari Fraksi demokrat dan Yuhadi dari Fraksi Golkar yang ikut ke Jakarta. 

Sebelumnya, delapan fraksi DPRD Bandarlampung terbelah menyikapi kinerja Ketua DPRD, Wiyadi. Awalnya, 6 fraksi menyatakan kinerja politisi PDIP itu tidak baik dan menyurati Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengevaluasi Wiyadi. 

Namun, belakangan dua fraksi yakni NasDem  dan Gerindra berubah haluan. Sehingga ada 4 fraksi (Golkar, Demokrat, PAN dan persatuan bangsa yakni PKB dan Perindo) yang minta Wiyadi dievaluasi. 

Sedangkan 4 fraksi (PDIP, PKS, Gerindra dan NasDem) menyatakan Wiyadi sudah menjalankan tupoksinya sebagai Ketua DPRD.