RSUDAM Janji Jelaskan Pasien Covid-19 Boleh Pulang Asal Bayar Rp7 Juta

Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek/ RMOLLampung
Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek/ RMOLLampung

Ayu Husnul Khotimah (18), warga Pringsewu yang terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di Ruang Isolasi No 8 Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Jika mau pulang, dia diminta membayar Rp7 juta oleh pihak rumah sakit.


Uang itu, sebagai pengganti biaya obat-obatan yang dipakai selama menjalani isolasi mandiri di rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, mengatakan akan ada penjelasan dari pihak rumah sakit terkait hal tersebut 

"Besok ada penjelasan dari Humas rumah sakit umum daerah Abdul Moeloek," katanya saat dihubungi Kantor Berita RMOLlampung, Minggu (31/1).

Senada Kepala Bagian Humas RSUDAM, Dewi Ratna Ria. Akan ada penjelasan dari pihak RSUDAM.  "Iya siap. Besok ya dek," katanya, Minggu (31/1).

Sebelumnya, Hartadi selaku ayah Ayu, mengatakan bahwa dirinya telah menemui perawat yang bertugas di ruangan isolasi 8 karena ingin meminta izin untuk membawa anaknya pulang.

Tetapi malah dimintai uang tebusan Rp7 juta dengan alasan biaya pengganti obat-obatan yang di konsumsi Ayu.

"Pada saat itu, saya tanya ke perawat, anak saya si Ayu bisa saya bawa pulang apa enggak. Perawat itu bilang, Ayu harus diisolasi di rumah sakit. Kalau memang tetap mau dibawa pulang bisa, tapi harus nebus Rp7 juta buat obat-obatnya," jelas Hartadi.