Sambil Bakar Ban dan Pakai Topi Ultah, Massa IMM Nyanyikan Sindiran untuk Puan

Massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta menggelar teatrikal pesta ulang tahun /RMOLJakarta
Massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta menggelar teatrikal pesta ulang tahun /RMOLJakarta

Menutup aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Senin petang (19/9), massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta menggelar teatrikal parodi pesta ulang tahun.


Dilaporkan Kantor Berita RMOLJakarta, massa aksi berkumpul membentuk lingkaran dekat mobil komando. Mereka tampak mengenakan topi khas perayaan ulang tahun berbentuk kerucut dan berbagai warna.

Aksi yang dilakukan para mahasiswa tak lain untuk menyindir Ketua DPR RI Puan Maharani yang merayakan ulang tahunnya usai rapat paripurna, saat mahasiswa tengah berdemo di depan gedung DPR/MPR.

"Potong potong roti, BBM naik tinggi, Bu Puan happy-happy IMM turun aksi," isi lirik yang mereka nyanyikan.

Setelah menyanyikan lagu parodi tersebut, mahasiswa pun membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan.

Di pengujung aksi, Ketua DPD IMM Jakarta, Ari Aprian Harapan, membacakan pernyataan sikap dari atas mobil komando.

Pertama mendesak Pemerintah agar segera mengeluarkan data yang valid dan aktual terkait tidak tepat sasarannya pemberian BBM Bersubsidi sebelum dinaikan.

"Kedua mendesak Pemerintah untuk segera mengembalikan harga BBM bersubidi dan melakukan solusi yang efektif dalam pemberian BBM bersubsidi dengan memberlakukan aplikasi MyPertamina yang terfilterisasi dengan jelas dan akurat terhadap penerima BBM bersubsidi," tutur Ari.

Ia pun berjanji akan menggelar aksi sampai harga BBM benar-benar turun.