Sanggahan Di Pleno KPU, Ike Edwin: Yang Kecewa Demokrasi


KPU Bandarlampung menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan perbaikan tingkat kota hasil verifikasi faktual bakal calon perseorangan di Pilwakot Bandarlampung 2020.

Rapat pleno dilaksanakan di Hotel Radisson, Kedaton Bandarlampung, Jumat (21/8).

KPU Bandarlampung memaparkan data pleno terbuka PPK di 20 kecamatan se-kota Bandarlampung hanya 9.221 dukungan yang memenuhi Syarat (MS) dan 36.001 dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Ike Edwin masih tidak menerima data tersebut. Menurutnya tidak masuk akal dari 45 ribu lebih dukungan, hanya 9 ribu dukungan yang MS.

"Pendukung saya hadir di luar, tapi diyatakan TMS. Adik kandung ibu saya yang dukung saya tapi TMS. Gak mungkin 45 ribu orang yang MS hanya 9 ribu orang," ujarnya.

Ia mengaku timnya juga dihalangi ketika melakukan verifikasi faktual di lapangan. Pendukung yang dihalangi untuk datang juga ada, katanya.

"Tapi aparat menghalangi untuk tidak datang ke posko, apakah ini harus diterima? Kami foto semua aparat dan petugas yang menghalangi," tambahnya.

Ia melanjutkan, data yang sebelumnya sudah ditandatangani di pleno kecamatan tapi berubah. Ia meminta hasilnya langsung diumumkan saja.

"Saya minta diumumkan aja, gak usah panjang panjang, beginilah kejadian di Lampung. Dang Ike gak kecewa, yang kecewa itu demokrasi,'' pungkasnya.