Satgas Periksa Surat Bebas Covid-19 Pengendara Dan Penumpang Masuk Pringsewu

Tim gabungan melakukan pemeriksaan surat bebas Covid-19 di kompleks rest area Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo/ Nurul Ikhwan
Tim gabungan melakukan pemeriksaan surat bebas Covid-19 di kompleks rest area Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo/ Nurul Ikhwan

Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Satgas Covid-19 Pringsewu terdiri dari Polres, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP melaksanakan pemeriksaan (Screening) pengendara dan penumpang yang masuk wilayah kabupaten setempat.


Kegiatan dipusatkan di kompleks rest area Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo dan dipimpin Kasatlantas Iptu Bima Alief Caesar Gumilang.

Iptu Bima mengatakan kegiatan dilaksanakan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait peniadaan larangan mudik dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu,pemeriksaan guna mengantisipasi adanya masyarakat luar daerah yang nekat melakukan mudik awal menjelang pemberlakukan peniadaan mudik yang ditetapkan pemerintah  mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021.

"Dalam pelaksanaannya petugas gabungan memberhentikan kendaraan umum maupun pribadi yang dicurigai mengangkut pemudik yang melintas di lokasi penyekatan secara humanis dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Bima, Selasa(4/5).

Bima juga menuturkan seluruh kendaraan umum maupun pribadi yang berplat luar daerah maupun kendaraan berplat lokal namun dicurigai membawa pemudik diberhentikan. Lalu dilakukan pemeriksaan baik surat surat kendaraan, identitas penumpang, surat tugas dan surat bebas Covid-19.

"Setelah kurang lebih dua setengah jam melaksanakan pemeriksaan, ada sekitar tiga puluhan kendaraan yang telah dilakukan pemeriksaan. 

Hasilnya sebagian besar penumpangnya merupakan warga lokal, dan sebagian lainnya warga luar daerah. Namun, sudah melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19 dari instansi terkait.

"Screening arus lalu lintas ini akan terus kami gelar setiap hari hingga diberlakukanya waktu larangan mudik pada tanggal 6 mei mendatang, sebagai salah satu bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 yang dibawa oleh warga luar daerah yang masuk kewilayah Pringsewu” pungkasnya.