SE Wali Kota Batasi Akad Nikah 2 Jam, Dihadiri Tak Lebih 50 Orang

SE Wali Kota/Ist
SE Wali Kota/Ist

Pemkot Bandarlampung membatasi pelaksanaan akad nikah maksimal 2 jam. Yang menghadiri akad nikah juga dibatasi maksimal 50 orang dengan melaksanakan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.


Aturan itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 360/ 138 /1-05.0-00-0-00.04/1/2021 tentang pembatasan kegiatan/acara/pesta tertanggal 21 Januari 2021. 

Kemudian, tidak menggunakan hiburan/live music dan mendapat rekomendasi dari Satuan Tugas Covid-19 Bandarlampung. 

Sementara untuk acara resepsi (pesta pernikahan, khitanan, ulang tahun dan lain-lain) dan kegiatan yang mengumpulkan massa (lomba-lomba, pameran/pertunjukan, pertandingan, aksi damai dan lain-lain) tidak diizinkan. 

SE ini dibuat untuk menindaklanjuti hasil rapat penanganan Covid-19 oleh Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Gubernur Lampung, Selasa (19/1) lalu. 

Serta memperhatikan penyebaran Covid-19 yang cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang besar dan telah berimplikasi pada kehidupan masyarakat baik aspek sosial, ekonomi, kesejahteraan masyarakat. 

Apabila tetap melaksanakan kegiatan tersebut, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan undang-undang  nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.