Sejumlah Karyawan Dan Dosen Positif Covid-19, Unila Berlakukan BDR

Juru Bicara Rektor Unila, Kahfie Nazaruddin/ Tuti
Juru Bicara Rektor Unila, Kahfie Nazaruddin/ Tuti

Akibat beberapa karyawan dan dosen terkonfirmasi positif Covid-19, Universitas Lampung (Unila) memberlakukan kebijakan Bekerja Dari Rumah (BDR) terhitung sejak 29 Juni lalu.


Kebijakan tersebut sesuai surat edaran nomor 4 tahun 2021 tentang pemberlakukan BDR di lingkungan Unila dalam rangka pencegahan penanganan Covid-19, yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Asep Sukohar. 

Dalam surat edaran dijelaskan, setiap fakultas dan unit kerja menjalankan kedinasan di kantor paling banyak 25 persen dari jumlah pegawai dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Pegawai PNS baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan serta tenaga kontrak melaksanakan kerja dari kampus minimal dua hari dalam seminggu sesuai dengan tupoksi. 

Serta tidak diperkenankan menerima tamu kecuali untuk kepentingan yang bersifat penting dan mendesak paling banyak 3 orang,  dengan disertakan hasil tes rapid antigen dalam kurun waktu 1 kali 24 jam,  atau hasil tes PCR dalam kurun waktu 2 kali 24 jam. 

Juru Bicara Rektor Unila, Kahfie Nazaruddin mengatakan kebijakan BDR berlaku sampai dikeluarkannya aturan baru terkait perkembangan Covid-19 di Unila. 

"BDR dilakukan karena ada beberapa karyawan dan dosen yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kalau jumlah detailnya itu bisa tanyakan ke Pak Asep selaku ketua satgas Covid-19 Unila," Kahfie, Kamis (1/7). 

Menurutnya, walaupun karyawan dan dosen bekerja di rumah, kegiatan kampus tetap berjalan sebagaimana mestinya. 

"Seluruh unit kerja juga diharapkan mampu meningkatkan pengawasan terhadap disiplin protokol kesehatan," ujarnya.