Sekjen Golkar Lodewijk Dorong Pemerintah Kaji Mendalam Rencana Pajak Sembako

Lodewijk F Paulus didampingi Ketua DPD Golkar Pesawaran, Yusak/ Rama
Lodewijk F Paulus didampingi Ketua DPD Golkar Pesawaran, Yusak/ Rama

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F Paulus angkat suara terkait rencana pemerintah pusat dalam memberlakukan pajak pertambahan nilai atau PPN pada sembako.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikaji lebih dalam, karena akan memberatkan masyarakat ekonomi tidak mampu dan warung-warung kuliner.

"Pemerintah telah membebaskan pajak untuk kendaraan dalam rangka meningkatkan produksi otomotif, pada segmen ini diberikan keringanan sampai nol persen. Namun mengapa masyarakat kecil justru dibebani dari pajak sembako ini," ungkap Lodewijk di sela kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (12/6).

"Yang membeli mobil kan masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas, itu saja diberi keringanan," timpalnya.

Ia mengatakan, meyakini pemerintah ingin meningkatkan hasil pajak, akan tetapi dengan memberlakukan pajak pada sembako yang menyentuh pada kehidupan orang tidak mampu dinilai saat ini belum tepat.

"Jika dikenakan 1 persen saja nantinya harga di lapangan menjadi berapa, itu yang harus dihitung, itu yang saya katakan diawal selama ini pemerintah memberikan keringanan subsidi kepada masyarakat, jangan sampai kontradiktif kepada kebijakan memberlakukan pajak sembako ini," pungkasnya.