Selama Covid-19, Kualitas Udara Bandarlampung Pada Level Sedang

Akmad rizal/RMOLLampung
Akmad rizal/RMOLLampung

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung menyebutkan selama Covid-19 kualitas udara di Bandarlampung masih terbilang aman atau pada level sedang.


Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Akmad rizal mengatakan untuk kuliatas udara di Bandarlampung hingga hari ini dalam keadaan sedang.


"Atau Indeks standar pencemaran udara (ISPU) ada pada partikel udara (PM) 10 dengan warna biru yang artinya sedang. Dan ini berlaku mulai hari ini pukul 15.000 WIB sampai pukul 15.00 WIB Kamis (26/8) besok," katanya di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Bandarlampung, Rabu (26/8).


Namun, untuk data konsentrasi per 1 jam yang berdasarkan baku mutu (ug/m³) kota Bandarlampung ada di Particulate Matter (PM) 2,5 di angka 20 yang artinya baik.


"Berdasarkan data baku mutu kita ada diangka 20  dengan warna hijau yang artinya baik, namun jika kita ada dingka 65 (standar angka baku mutu) maka kota kita terbilang sangat tidak sehat atau warna merah bahkan hitam," jelasnya.


Ia menambahkan kalau secara umum untuk kualitas udara bisa dilihat dari indeksnya dan memang gambaran ini adalah kualitas udara yang ada di Bandarlampung.


"Ukuran  PM 10 dan PM 2,5  kota Bandarlampung ada di warna hijau, Jadi memang gambaran ini memang gambaran kualitas udara di Bandarlampung," ujar Akmad Rizal seraya menambahkan, data ini tidak mewakili untuk kabupaten/kota lain, hanya untuk Bandarlampung.


Kemudian pemantauan udara untuk tiap Kabupaten/kota dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun. 


"Tiap lokasi Kabupaten/kota ada empat wilayah yang dipantau  dengan menggunakan


Metode passive sampler. Untuk kegiatan sampler tersebut dilakukan di kategori Kawasan perumahan, industri, transportasi dan perdagangan," tutupnya.