Selama Pandemi, Kinerja Pemerintah Unggul di Bidang Infrastruktur, Tapi Stabilitas Harga Sembako Buruk

Presiden Jokowi saat resmikan ruas tol Pamulang Cinere April 2021 lalu/Net
Presiden Jokowi saat resmikan ruas tol Pamulang Cinere April 2021 lalu/Net

Keunggulan kinerja pemerintah selama masa pandemi Covid-19, dianggap mayoritas masyarakat, hanya di bidang infrastruktur. Sementara, hal-hal yang bersentuhan langsung dengan rakyat masih dinilai buruk.


Hal ini menjadi satu temuan di dalam survei nasional terbaru Lembaga Penelitian Masyarakat (LPM) Milenium pada medio 19 sampai 31 Maret 2022 lalu.

Koordinator Penelitian LPM Milenium, Alamsyah Wijaya mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu bidang kerja yang dianggap publik paling unggul.

Ada tiga aspek di bidang ekonomi yang memperoleh penilaian baik tertinggi dari responden. Yakni pembangunan di perdesaan 79,9 persen, pembangunan infrastruktur 77,3 persen, dan pembangunan di daerah perbatasan 66,2 persen," ujar Alamsyah dalam keterangannya kepada redaksi pada Senin (4/4).

Sementara di sisi yang lain, dalam surveinya Alamsyah menemukan penilaian buruk mayoritas publik terhadap dua bidang kerja pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni ketersediaan lapangan pekerjaan dan harga sembako yang stabil.

"Hampir setengah responden, masing-masing 67,2 persen dan 69,4 persen menganggap kinerja pemerintah dalam dua aspek ini buruk/sangat buruk. Bahkan, proporsi responden yang memberikan nilai negatif terhadap penyediaan lapangan kerja sedikit lebih tinggi dibandingkan yang memberikan penilaian positif," paparnya.

"Namun, penilaian terhadap kinerja pemulihan ekonomi pemerintah yang berdampak terhadap keadaan ekonomi keluarga sangat positif. Hal ini tergambar dengan hampir setengah responden yaitu 86,7 persen menganggap berhasil," demikian Alamsyah.