Sempat Viral, Ibu Penyilet Anak Kandung di Bandar Lampung Divonis 1 Tahun 2 Bulan

Ilustrasi Rmol Network
Ilustrasi Rmol Network

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang menjatuhkan vonis 1 tahun 2 bulan terhadap seorang ibu bernama Evri Wanti (46) warga Bandar Lampung yang pernah viral karena menyilet anak kandungnya RQ (11).


"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan," ujar Ketua Majelis Hakim Raden Ayu Rizkiati saat membacakan putusan, Senin (20/6).

Hakim menyatakan Evri Wanti terbukti bersalah melanggarPasal 80 ayat (2), (4) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Majelis hakim menilai, hal yang memberatkan vonis terdakwa karena Evri sebagai seorang ibu telah membahayakan anak kandungnya. 

Sementara, hal yang meringankan hukuman adalah, terdakwa telah menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya. Juga, korban sudah memaafkan terdakwa.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuni Kusumardianti, yakni 1,5 tahun penjara. Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding atau tidak. 

Sebelumnya, masyarakat Bandar Lampung dihebohkan dengan kabar anak berusia 11 tahun di dipaksa menjadi tukang parkir oleh ibu kandung. 

Jika menolak, badan bocah berinisial A ini akan disilet dan disayat. Perilaku terdakwa dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung oleh korban didampingi pegawai mini market yang tidak tega melihat kondisi korban.