Saat Banjir Bandang, Seorang Pria Tewas Tertimpa Tembok Rumah Susun




Banjir bandang menewaskan seorang pria di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandarlampung, Senin sore (30/3).

Sobli (40), pedagang sekoteng, tewas tertimpa' tembok pagar rumah susun yang roboh akibat banjir bandang.

Kapolsek Telukbetung Timur Kompol Faisol membenarkan peristiwa tersebut.

Aparat kepolisian dan BPBD Kota Bandarlampung serta dibantu wargab erhasil mengevakuasi korban.



Ada warga yang mengatakan ada dua orang yang tertimpa tembok rumah susun. Namun, baru Sobli yang ditemukan tewas.

Seorang lagi masih tim evakuasi keberadaannya.

Hujan sejak sore menyebabkan banjir bandang dari dua sungai masing-masing di Kecamatan Telukbetung Selatan dan Telukbetung Timur.

Di' Kecamatan Telukbetung Selatan, air Sungai Kaliblau menggenangi hingga setinggi 50 cm di pemukiman warga Jl. Laks Martadinata Rt.01 Lk.I Kel.Gedong Pakuon.



Air juga meluap di Jl. KH. Hasyim Ashari RT 02 Lk.I, Kelurahan Gedong Pakuon dan RT.03 Lk.I Kel.Gedong Pakuon.

Selain itu, banjir juga mengenangi pemukiman warga Kelurahan Pesawahan (Pasar Ambon dan Jembatan Beton).

Di Kecamatan Lampung Timur, Sungai Sukamaju meluap hingga Kelurahan Sukamaju hingga Perumahan Puri Gading.



BPBD Kota Bandarlampung telah menerjunkan personelnya ke kawasan banjir bandang untuk melakukan penyusuran dan evakuasi warga.

Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandarlampung Sutarno mengatakan sedang mendata korban dan rumah terdampak banjir bandang.

Menurut Riko, warga Gedong Pakuon, hujan sejak sore menyebabkan banjir bandang hingga malam.