Setelah JPU, Mantan Kadisdik Tulang Bawang Juga Ajukan Banding

Illustrasi/RMOLLampung
Illustrasi/RMOLLampung

Kuasa Hukum Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang Nasaruddin ikut mengajukan banding terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang.


Menurut Kuasa Hukum Nasaruddin, Minggu Abadi Gumay, banding tersebut didaftarkan pada 9 November 2021. Pihaknya mengajukan banding untuk seluruh vonis yang dijatuhkan terhadap kliennya. 

"Kami ajukan banding untuk seluruh vonis, termasuk pidana badan, denda hingga uang pengganti," kata Minggu, Jumat (19/11).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tulangbawang Hendra Dwi Gunanda sudah mengajukan banding atas vonis terhadap Nasaruddin dan Manajer Koperasi BMW Guntur Abdul Naser. 

Permohonan banding tersebut diajukan ke PTSP Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu 27 Oktober lalu. 

JPU mengajukan banding atas vonis hukuman tambahan Uang Pengganti yang di bawah dua per tiga dari tuntutan jaksa. 

Di mana, dua terpidana ini terbukti melakukan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Khusus Fisik Prasarana dari APBD di Disdik Tuba sehingga menyebabkan kerugian negara hingga Rp3,67 miliar.

Ketua Majelis Hakim Efiyanto memvonis Nasarudin 6 tahun penjara dan denda Rp200 juta, dengan subsider dua bulan serta uang pengganti Rp2,86 miliar, dan apabila tidak membayar diganti dengan pidana tiga tahun penjara.

Kemudian, terpidana lainnya Manajer Koperasi BMW Guntur Abdul Nasser, divonis lima tahun enam bulan penjara, dan denda Rp200 juta subsider dua bulan penjara serta uang pengganti Rp710 juta, apabila tidak membayar, diganti dengan kurungan dua tahun enam bulan.