Siapa PAW Azis Syamsuddin di DPR? ini Jawaban Sekjen Golkar Lodewijk

Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus/ Faiza
Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus/ Faiza

Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus tak ingin berkomentar panjang mengenai mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPR RI Dapil Lampung II Azis Syamsuddin yang ditetapkan tersangka kasus suap di Lampung Tengah. 


"PAW itu otomatis yang menentukan KPU, kita gak bisa sebut orangnya siapa karena datanya di KPU, kita gak bisa intervensi," kata dia saat meninjau vaksinasi massal di Aula Golkar Lampung, Kamis (21/10).

Wakil Ketua DPR RI ini melanjutkan, proses tersebut akan berjalan sesuai dengan aturannya.  

Hal tersebut diatur dalam UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD sebagaimana telah diubah dalam UU No 2 tahun 2018.

Juga diatur dalam PKPU No 6 tahun 2019 tentang Perubahan PKPU No 6 Tahun 2017 tentang PAW Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan kabupaten kota.

Di mana suara terbesar berikutnya dari dapil yang sama dan partai yang sama yang punya hak untuk menggantikan anggota yang berhalangan tetap tersebut. 

Jika jadi di PAW, kursi Azis sebagai anggota DPR RI dari Dapil Lampung II meliputi Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuj ini kemungkinan ditempati Riswan Tony DK yang perolehan suaranya berada di urutan tiga. 

Di mana, dari 10 calon legislatif DPR RI dari Partai Golkar Dapil Lampung II tahun 2019, partai yang diketuai Airlangga Hartarto ini memperoleh 281.277 suara.

Azis berada di urutan pertama dengan jumlah suara 104.042. Kemudian disusul Ir. Hanan A. Rozak dengan jumlah suara 31.016 yang sudah duduk di Senayan dan Drs. H. Riswan Tony DK dengan jumlah suara 15.774.

Riswa Tony mengaku, dirinya tetap harus menunggu kasus Azis inkracht atau berkekuatan hukum tetap, keputusan DPP Partai Golkar dan KPU RI.