Subsidi 3 Jenis Pupuk akan Dicabut, Pemprov Siapkan Bunga dari KUR

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi/ Vera
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi/ Vera

Subsidi tiga jenis pupuk akan dicabut oleh pemerintah pusat. Tiga jenis pupuk tersebut yakni pupuk ZA (Zwavelzure Amonium), SP-36 (Super phosphate) dan granula (Pupuk organik).


"Untuk pupuk SP-36, ZA dan organik granula rencananya tidak subsidi lagi," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, Selasa (21/6).

Sedangkan pupuk yang masih disubsidi oleh pemerintah yakni pupuk NPK (Nitrogen, fosfar, dan kalium) dan urea (Pupuk kimia mengandung Nitrogen kadar tinggi).

"Pupuk subsidi diberikan untuk dua jenis yaitu urea dan NPK," kata Kusnardi yang juga Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung.

Lanjut Kusnardi, jika memang kebijakan pengurangan pupuk bersubsisi dilakukan oleh pemerintah pusat, maka Pemprov Lampung akan memberikan bantuan melalui subsidi bunga bank dari pinjaman kredit usaha rakyat (KUR).

"Pemprov Lampung akan memberikan bantuan melalui subsidi bunga bank dari pinjaman kredit usaha rakyat (KUR)," jelasnya. 

Diketahui, alokasi pupuk bersubsidi Provinsi Lampung Tahun 2022 berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 771/KPTS/SR.320/M/12/2021 ada lima jenis yakni pertama pupuk urea alokasi 285.405 ton dari usulan e-RDKK 489.117 ton (58,35 persen).

Kedua pupuk NPK 178.036 ton (22,17 persen) dari usulan e-RDKK 803.185 ton, ketiga SP-36 40.328 ton (38,23 persen) dari usulan e-RDKK 105.491 ton.

Lalu, keempat ZA 21.434 ton (45,01 persen) dari usulan e-RDKK 47.619 ton dan kelima pupuk organik 25.470 ton (7,47 persen) dari usulan e-RDKK 341.167 ton.