Sukarmin: Aset SMA YP Unila Milik Unila

Sukarmin/Foto Ist
Sukarmin/Foto Ist

Lahan dan bangunan SMA YP Unila merupakan aset Unila. Adanya tuduhan Rektor Unila menerima gratifikasi, kuasa hukumnya tengah mengkaji aspek pencemaran nama baik.

Sukarmin, kuasa hukum Rektor Unila melihat adanya kecemasan atas rencana pembenahan YP Unila oleh Rektor Unila sebagai ketua pembina YP (Yayasan Pendidikan) Unila.

Sengketa antara Rektor Unila dengan pihak yayasan ini telah bergulir ke PN Tanjungkarang. Pihak YP Unila meminta sertifikat lahan SMA YP Unila di Jl.Jend. Suprapto No.88, Enggal.

Indah Meilan, advokat YP Unila, mengatakan sertifikat SMA YP Unila dititipkan agar tak hilang saat pembangunannya kepada Rektor Unila sejak tahun 2006. Namun, hingga kini, belum kembali. 

Menurut Sukarmin, lahan dan bangunan SMA YP Unila adalah aset negara yang masih dimiliki Unila dan Rektor Unila otomatis ketua yayasannya.

"Ada sejarahnya, Unila dan YP Unila memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya," katanya lewat relis yang dikirim via Jubir Unila Nanang Trenggono.

Diceritakan Sukarmin, lahan dan bangunan tersebut milik Unila berdasarkan Naskah 

Serah Terima Kompleks Bekas Sekolah Asing No.G/64/V/TU/1972 dari pemerintah. 

Unila lalu memanfaatkannya untuk Laboratorium FKIP Unila. Karena laboratorium kemudian pindah ke Kampus Unila di Gedongmeneng, lahan tak terurus.

Tahun 1974,  Rektor Unila pada saat itu melihat aset tersebut dapat dipergunakannya untuk kepentingan Unila serta kepentingan umum berupa sekolah.

Karena tidak dimungkinkannya pengelolaan sekolah langsung dalam naungan Unila, pihak rektorat membentuk yayasan sebagai pengelola sekolah yang akan didirikan pada tahun 1974

Notaris Halim Kurniawan yang mengurus legalitas Yayasan Pembina Universitas Lampung berdasarkan Akta Nomor: 65 tanggal 26 Februari 1974. 

Modal awal YP Unila dari aset milik Unila, para pendiri, pembina, pengurusan dan pengelolaan YP Unila dilakukan oleh orang-orang yang berstatus PNS di Unila.

Pada tahun 1981, terwujudlah SMA YP Unila  yang kemudian berjalan hingga saat ini. "Ironi ketika saat ini YP Unila mengajukan gugatan kepada pihak Unila," katanya.

Soal gugatan pengelola yayasan dan tidak pernah digantikan oleh atau dengan siapa pun, justru Ketua Pembina YP Unila ex-officio Rektor Unila berdasarkan Anggaran Dasar YP Unila.