Surat Terbuka Seniman Buat Pak Arinal Djunaidi


booOLEH SAMSUL ARIFIN

PANDEMI Covid-19 mengguncang pertahanan ekonomi keluarga hampir semua strata sosial masyarakat.

Banyak warga yang semula tidak terkategori sebagai kaum miskin dan bukan penerima pelbagai program kesejahteraan mendadak kolap karena serta merta kehilangan mata pencaharian.



Saya selaku ketua Dewan Kesenian Lampung Timur banyak mendapat curhat kaum seniman di level akar rumput, yang notabene menjadi pesakitan kehilangan mata pencarian sejak diterapkan kebijakan social distancing dan phisikal distancing.

Chas flow pendapatan mereka yang semula dapat terukur seketika berubah 180 derajat lantaran para seniman tidak lagi dapat mengelola pendapatan merka akibat down job pentas, dalam waktu yang tidak terbatas (tidak dapat ditentukan) sampai kapan keadaan kembali normal.

Selayaknya pemerintah Provinsi Lampung dapat menilik kembali efektivitas dan ketepatan sasaran program BLT Dana Desa terdampak Covid-19, khususnya terkait kategori penerima manfaat poin 3: Keluarga Kehilangan Mata Pencaharian.



Para seniman Kabupaten Lampung Timur tidak tersentuh atau tertolak oleh relawan pendata keluarga miskin yang hanya berpatokan minimal 9 dari 14 kriteria pemanfaat BLT Dana Desa.

Dalam form Pedoman Relawan Pencatat Keluarga Miskin Calon Penerima Manfaat BLT Dana Desa, sebagaimana dikeluarkan oleh Bupati Lampung Timur, para seniman tak dianggap penerima bantuan.

Demikian surat terbuka ini disampaikan sebagai ungkapan jeritan hati Seniman Kabupaten Lampung Timur untuk menjadi maklum dan tindak lanjut Gubernur Lampung. ***

Sukadana 12 Mei 2020
Ketua Dewan Kesenian Lampung Timur