Tak Ditanggapi Sekwan Kota, Gamapela Adukan Dugaan Penyelewengan Anggaran Perjas DPRD ke Kejati 

Ketum Gamapela Tonny Bakri HD saar di Kejati Lampung/ Ist
Ketum Gamapela Tonny Bakri HD saar di Kejati Lampung/ Ist

Lantaran suratnya tak kunjung ditanggapi Sekretaris Dewan (Sekkwan) Kota, Gerakan Masyarakat Pemantau Pembangunan Lampung (Gamapela) akhirnya mendatangi Kejati Lampung.


Ketum DPP Gamapela, Tonny Bakri HD menjelaskan, pihaknya sudah cukup menunggu sejak surat diberikan langsung ke Sekwan Kota pada Senin (6/6) lalu. Namun, hingga Jumat (10/6) tak juga mendapat tanggapan.

Dijelaskan Tonny, pihaknya mengadukan dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas (perjas) bimtek workshop anggota DPRD Kota Bandar Lampung  tahun 2022.

"Surat pengaduan diterima di PTSP Kejati," jelas Tonny yang juga didampingi Sekum Johan Alamsyah, Jumat (10/6).

Surat dengan Nomor: 110/Kajati/GMPL/VI/2022 itu meminta agar Kejati melakukan penelusuran terkait dugaan penyelewengan anggaran perjas itu.

Sebelumnya, Tonny mengatakan, pihaknya menduga ada penyelewengan anggaran pada kegiatan yang berlangsung 2-4 Juni 2022 di Hotel Ciputra Jakarta.

"Diduga anggota DPRD telah menerima uang perjalanan dinas (perjas) sebelum kegiatan berlangsung. Diduga anggota DPRD yang telah terima perjas tidak mengikuti dan menghadiri bimtek tersebut tapi dianggap hadir," jelas Tonny.