Tak Maksimalkan Tapping Box, RM Begadang II, Bakso Sony, Geprek Bensu Ditutup

Penyegelan RM Begadang II/ Tuti
Penyegelan RM Begadang II/ Tuti

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menutup empat rumah makan lantaran tidak memanfaatkan tapping box secara maksimal yaitu Bakso Sony, Begadang II, Padang Jaya dan Geprek Bensu.


Kepala Inspektorat Bandarlampung, M Umar mengatakan empat rumah makan tersebut juga tidak membayarkan tunggakan pajak ke Pemkot, sehingga dilakukan penutupan. 

Penyegelan Bakso Sony/ Tuti

"Pelanggarnya ada dua yaitu tidak memanfaatkan tapping blok secara maksimal, dan ada tunggakannya. Sehingga kita tindak lanjut ini," kata M Umar, Selasa (8/6). 

Menurutnya, penutupan sementara ini dilakukan sampai pihak terkait melakukan permohonan secara tertulis kepada Wali Kota Bandarlampung dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi. 

Penyegelan Geprek Bensu/ Tuti

"Penutupan sampai waktu yang tidak ditentukan, sampai tunggakan terselesaikan. Semakin cepat menyelesaikan tunggakannya, maka semakin cepat dibuka," ujarnya. 

Tambahnya, jika segel dibuka tanpa adanya penyelesaian tunggakan, maka ada tindak pidana yang bisa dikenakan. 

"Nanti akan ada Satpol PP yang patroli untuk mengawasi rumah makan tersebut," jelasnya. 

Penyegelan RM Padang Jaya/ Tuti

Selain itu, tim pengendali pemeriksaan pengawasan pajak daerah yang terdiri dari kejaksaan, kepolisian, BPPRD, Inspektorat, Pol PP, bagian hukum juga mengambil alat tapping box tersebut untuk dilakukan pengecekan. 

"Harapannya ada efek jera, sehingga pengusaha yang lain akan mulai mikir untuk patuh pajak," ujarnya. 

Tak hanya empat rumah makan itu, tim pengendali pemeriksaan pengawasan pajak daerah juga akan terus melakukan penyisiran tempat makan dan hiburan yang tidak membayarkan tunggakan. 

"Kita sisir semua yang melanggar ketentuan," jelasnya.