Tambah Lagi, Kali Ini KPK Panggil 8 Saksi Swasta Kasus Adik Mantan Bupati Lampura

Plt. Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/RMOL
Plt. Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/RMOL

Kali ini giliran delapan orang pihak swasta dipanggil penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi di Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2015-2019.


Pelaksana Tugas (Plt) Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, delapan orang dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Akbar Tandaniria Mangku Negara (ATMN), adik mantan Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara. 

"Pemeriksaan bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Lampung," ujar Ali kepada wartawan, Kamis pagi (25/11).

Saksi-saksi yang dipanggil yaitu, Mahendra Rezki, Muhammad Yani, Rio Setiawan, Teddy Seno, Yoman Erhan, Yudi Saputra, Yusni, dan Does Handayani.

Dalam tiga hari terakhir, total KPK sudah memanggil 25 saksi dalam perkara ini. Pada hari Senin dan Selasa (22-23/11), KPK memeriksa masing-masing tujuh saksi dari unsur swasta. 

Sementara, 11 saksi dari unsur swasta, PNS dan Buruh Harian Lepas, diperiksa Rabu (24/11) kemarin. 

Pemeriksaan dalam kasus penerimaan gratifikasi tahun 2015-2019 di Lampura ini terus dikebut agar dapat segera disidangkan. 

Akbar ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Oktober lalu atas pengembangan kasus Agung Ilmu Mangkunegara di kabupaten Lampura 2014-2019.

Sebelumnya yang sudah menetapkan dua orang tersangka Agung Ilmu Mengkunegara dan Syahbudin dan sudah diputus oleh pengadilan tipikor. 

Konstruksi perkaranya, tersangka Akbar sebagai representasi Agung Ilmu Mangkunegara ini berperan aktif untuk ikut serta yang menentukan pengusaha dalam alokasi proyek di Dinas PUPR Lampura.