Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprodjo Meninggal Dunia

Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprodjo ketika menyerahkan buku
Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprodjo ketika menyerahkan buku

Sesepuh TNI yang juga mantan Wakil Kepala Staf TNI AD (1973-1974), Letjen (Purn) Sayidiman Suryohadiprodjo, dikabarkan meninggal dunia Sabtu sore (16/1).


Pria kelahiran Bojonegoro, 21 September 1927 ini menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebaroto, Jakarta Pusat.

Sayidiman Suryohadiprojo dikenal sebagai salah seorang lulusan terbaik Akademi Militer Yogyakarta tahun 1948. Karier militernya diawali di Divisi Siliwangi di Jawa Barat, dari jabatan Komandan Pleton hingga Komandan Batalyon Infantri.

Di tahun 1960, Sayidiman ditugaskan sebagai Komandan Resimen Taruna Akademi Militer Nasional (AMN). Di tahun 1963, peraih Bintang Mahaputra Utama ini ditugaskan sebagai Perwira Staf Umum di Markas Besar Angkatan Darat.

Ia menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin di Makassar pada tahun 1968, dan dua tahun kemudian menempati posisi Ketua Gabungan III/Personel Hankam.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai Wakil KSAD, Sayidiman menduduki jabatan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dari tahun 1974 sampai 1978. Lalu dari tahun 1978 sampai 1983 Sayidiman ditugaskan sebagai Dutabesar RI di Kerajaan Jepang.

Sayidiman juga dikenal sebagai pendidik dan penulis buku.

Di masa lalu ia menulis buku antara lain “Taktik dan Teknik Infantri” (1954), “Masalah-masalah Pertahanan Negara” (1964), dan “Langkah-langkah Perjuangan Kita” (1970).

Sementara buku terakhir karya Sayidiman adalah “Masyarakat Pancasila” yang ditulis tahun 2019.

Dalam kegiatan“Buka Buku Tahun Baru Bersama Ke-14 Tahun 2019” yang digelar Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Gedung Dwi Warna Lemhanas RI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Sayidiman menitipkan buku terakhirnya itu untuk Presiden Joko Widodo dan (ketika itu) Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada dua wartawan, Teguh Santosa dan Algooth Putranto.