Telah Lanjut Usia, Prof Mitra Djamal Tak Bisa Kembali Jadi Rektor Itera

Prof Mitra Djamal/ Tuti
Prof Mitra Djamal/ Tuti

Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof Mitra Djamal mengaku tidak mendaftar menjadi rektor kembali lantaran usianya telah melampaui batas ketentuan. 


Menurutnya, usia untuk mendaftar menjadi calon rektor Itera yakni paling tinggi 60 tahun, sementara usianya sudah 62 tahun pada 22 Mei mendatang. 

"Untuk mendaftar rektor inikan ada persyaratan. Nah saya ini sudah lanjut usia, sehingga saya tidak bisa mendaftar menjadi rektor," kata Prof Mitra Djamal, Senin (14/2). 

Walaupun tidak bisa mendaftar menjadi rektor, Prof Mitra Djamal berharap putra putri terbaik bangsa bisa melanjutkan pengabdiannya di Itera. 

"Pendaftaran rektor ini terbuka untuk semua putra putri terbaik bangsa, dan semua punya kesempatan sama," ujarnya. 

Sebelumnya, Itera mengundang putra putri terbaik bangsa untuk berpartisipasi dalam pemilihan rektor Itera tahun 2022-2026. Pemilihan rektor tersebut akan berlangsung 14 Februari hingga 3 Juli mendatang. 

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Itera, Lukman Nulhakim mengatakan syarat menjadi calon rektor Itera yakni PNS yang memiliki pengalaman jabatan sebagai dosen, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

"Berusia paling tinggi 60 tahun, memiliki pengalaman manajerial, pendidikan S3, dan bersedia dicalonkan menjadi pimpinan PTN," kata Lukman Nulhakim, Senin (14/2).