Tercatat 20 dari 289 Koperasi di Bandar Lampung Tidak Aktif 

20 dari 289 koperasi doi Bandar Lampung berstatus tidak aktif/ Ist
20 dari 289 koperasi doi Bandar Lampung berstatus tidak aktif/ Ist

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Bandar Lampung mencatat, 20 dari 289 koperasi berstatus tidak aktif. 


Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Bandar Lampung, Mutiah Aliun mengatakan tidak aktifnya koperasi terjadi lantaran banyak faktor, salah satunya keterlambatan menjalankan rapat anggota tahunan (RAT). 

"Faktor anggota juga, misalnya ada faktor usia, kematian dan mereka belum menemukan regenerasinya, ada juga faktor perpindahan tempat tinggal," kata Mutiah Aliun, Rabu (6/10).

Menurutnya, untuk meminimalisir ketidakaktifan koperasi tersebut, Pemkot Bandar Lampung akan memperkuat sumber daya koperasi baik manusia maupun sumber daya lainnya yang bersifat mendukung keaktifan koperasi.

"Intinya mereka tidak aktif akibat dari kurangnya pengetahuan tentang RAT, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Kita selama ini aktif memberikan pengetahuan secara berkelanjutan terhadap koperasi-koperasi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Mutiah, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung telah melakukan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus koperasi. 

"Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini, koperasi di Kota Bandar Lampung mampu mengoptimalkan peran dari pengurus agar koperasi dapat terus aktif. Sehingga bisa memberikan kesejahteraan bagi anggotanya," jelasnya.